DOKTER YANG PENGUSAHA

Gurat Pena 2 Comments »

Dari jaman dulu sampai sekarang, kalau dengan profesi DOKTER pasti yang kebayang adalah orang yang pinter, banyak duitnya. Gak usah bingung ngelamar kerjaan kemana-mana, profesinya sebagai penyembuh pastinya akan banyak didatangi orang dan pastilah uang mengalir ke kantongnya.

Tadi pagi….sambil nyetir menuju ke kantor, saya mendengarkan siaran sebuah radio swata, yang bincang ringan tentang enterpreneurship. Si penyiar menceritakan bahwa gaung enterpreneursip itu sudah menggema ke seluruh lapisan masyarakat. sampai-sampai si dokter yang sudah mapan secara finansial, masih menumpuk pundi-pundinya dengan cara mengkolaborasikan profesinya dengan celah-celah bisnis yang pastinya makin menggunungkan pundi-pundi emasnya.

simak saja ceritanya :

Seorang dokter spesialis kulit di surabaya, membuka praktek di rumahnya yang tergolong mewah, berlantai 3 dan berhalaman luas.  Dari luar, rumah sang dokter nampak biasa-biasa saja seperti layaknya rumah-rumah modern bermodel minimalis lainnya di jalan tersebut.

Tapi saat kita masuk ke dalam, kita sudah dibukakan pintu oleh perempuan muda menggunakan seragam putih bersih “Selamat malam, sudah daftar atau belum? Kalau belum daftar silahkan ke reception, kalau sudah silahkan menuju ruang tunggu”

Berhubung saya sudah daftar, kami menuju ruang tunggu, diiuti oleh suster yang tadi membukakan pintu. Sang suster meminta “Kartu Pasien” dan berkata “Ruang tunggu kami ini juga menyediakan berbagai minuman dan makan ringan, kami menyediakan menu Bakso, aneka Juice, aneka Coffe, snack  dan lain-lain. Di sebelah kiri kami ada counter DVD, yang DVD-nya bisa dibeli dan disewa”

Masih dalam expresi takjub, tiba-tiba pintu ruang dokter sudah terbuka, dan ada satu pasien yang memang sudah urutannya dipersilahkan masuk. Kemudian pasien yang sudah selesai diperiksa keluar dan sudah disambut oleh reception yang ada di depan.

Kami sambil menunggu masih ditemani Suster yang tadi, yang berceloteh tak henti-hentinya

“Bapak dan Ibu, nanti bila pasien terakhir tadi sudah keluar, silahkan anda masuk, nomor urut anda ada setelah pasien tadi”.

Setelah berkata demikian, ia meninggalkan kami menuju tempatnya berdiri tadi yaitu di pintu depan.

Sembari menunggu, tanpa sadar kamipun menuruti perkataan suster tadi, sambil mendengarkan alunan musik, kami pun melihat-lihat menumakanan yang terpampang besar di sudut ruangan, agak ke atas sedikit ada TV flat screen seukuran kurang lebih 29 inch.

Selelsai memilih menu, saya memanggil waiters, dan memesan makanan yang kami inginkan.

Tanpa terasa makan sudah ludes, minuman kami tinggal beberapa sedotan lagi juga pasti ludes, tiba-tiba pintu ruang periksa sudah terbuka, pasien terdahulu keluar, kamipun segera berbegas masuk ke ruang dokter.

Sampai di dalam dokter menyambut dengan senyum mengembang ramah sekali. Setelah menanyakan keluhan dan sedikit memeriksa wajah saya yang ditumbuhi beberapa jerawat namun sungguh sangat mengganggu ini, ia pun menuliskan resep. sambil berkata “Obat bisa diambil di lt. 2, kami memiliki apotik, sambil menunggu obat anda bisa menunggu di kafe kami untuk menikmati beberapa jenis makanan dan minuman yang pasti lezat atau bisa juga mampir ke bilik DVD kami, disitu ada beberapa koleksi terbaik dan yang up to date, dapat disewa dan dibeli juga. Bila anda membawa putra-puti kami juga menyediakan kids corner, agar anak-anak bisa nyaman menunggu giliran, ini rsepnya, semoga lekas sembuh. Bila ada yang ingin ditanyakan lebih lanjut anda bisa sms ke HP saya. Ia berdiri dan menjabat tangan kami berdua dan sigap membukakan pintu

HADUHH…hari gini, saya terkesiap dengan semua layanan yang sungguh tidak pernah saya temui di doktermanapun sebelumnya.

Dia benar-benar 1 stop shopping !!! semuanya dirangkum jadi satu, dan saya mendapatkan kenyamanan, dan…..setelah dihitung-hitung uang yang saya keluarkan lebih dari budget yang saya anggarkan sebelumnya.

Biaya dokter spesialis : Rp. 150.000

Obat : Rp. 359.000

Minum dan makan bakso 2 orang : 36.000

Beli DVD baru 2 keping : 55.000

Total :Rp. 600.000 hanya untuk beberapa jerawat !!!

Saya jadi bingung, ini salah saya yang terlalu boros? atau dokternya yang terlalu pinter??

MULUTMU, HARIMAU-MU

Gurat Pena 2 Comments »

Sudah pernah dengar ungkapan ini di iklat TV berkali-kali khaaan….

Ini terbukti benar dalam keseharian kita. Apa yang kita ucapkan selayaknya seperti ranuangan harimau si raja hutan. Suara yang keluar dari mulut ini, entah perlahan ataupun keras memekakkan telinga, pastinya apan sampai pada si pendengarnya, siapapun itu.

Apa yang kita ucapkan adalah memang gambaran siapa si pemilik suara, siapa yang mengeluarkan kalimat-kalimatnya

Bila yang diucapkan oleh mulut tadi adalah hal-hal baik, penuh arti, optimisme, menyejukkan, membawa tawa dan bahagia, maka si penerima suara akan menerima suara-suara / kalimat-kalimat tersebut dengan imbasan perkataan dan perbuatan yang sama.

Sebaliknya bila suara / kalimat yang dikeluarkan dari mulut pemilik suara, maka efek yang diberikan oleh pendengarpun akan  sama buruknya, sama menyakitkannya, sama sedihnya, sama lesunya, bahkan bisa menimbulkan luka serta dendam tak berkesudahan, dll.

Nah apa manfaat yang didapat oleh si pemilik mulut?  Kalau mau mnedapat manfaat dari gaung suara yang baik, keluarkan lah suara dan kalimat-kalimat baik…..niscaya, otomatis, suara ini akan didengar oleh telinganya sendiri sebelum sampai ke telingga pendengar lainnya, suara tadi akan dioleh oleh otaknya sendiri sebelum diolah oleh otak pendengarnya yang lain, kemudian sang otak akan memerintahkan  otot-otot tubuhnya merespon baik suara dan kalimat baik yang diucapkan oleh si pemilik mulut yang baik tadi. dan pendengar yang lain juga akan menggerakkan ototnya melakukan hal baik untuk sang pemilik mulut tadi

Kalau smuanya sudah baik, Insya allah, hasil akhir dari suara tadi adalah pasti BAIK. Baik untuk si pemilik mulut, baik untuk si pendengar ucapan, baik untuk semua….amin.

Mulai sekarang, biasakan berucap yang baik-baik saja, yang enak didengar, yang merdu, yang penuh ceria, yang optimis, yang penuh cinta, yang dasyat buat kita sendiri, buat orang lain, buat masa depan, buat alam semesta, buat Tuhan sang pencipta.

SUPERMOMS BERAKSI

MOMSWORLD 1 Comment »

Supermom & SuperKIDSLebaran tahun ini, liburnya panjang banget. kurang lebih 10 hari. Membayangkan “libur” yang ada di benak adalah menikmati hari-hari santai yang tidak dibebani tugas-tugas kantor yang menumpuk, tidak ada deadline, tidak ada target yang harus diselelsaikan jam per jamnya. Yang ada hanya leha-leha kumpul dengan anak-anak dan suami.

Tapi….sekejap kemudian hilang lenyap dari angan-angan, baru sadar kalau si”mbok” mau “liburan” juga mau ngerasain leha-leha……haduuuh…..gak jadi deh tadi impian terlaksana. Yang kebayang sekarang sibuknya beres-beres rumah tanpa “asisten”, mulai bangun pagi sampai tidur lagi….kebayang all busy thing….but i love this !!!

Dan memang kenyataannya adalah : tara…tara :……bangun pagi, sholat subuh langsung sibuk rendem baju kotor, habis gitu disambi nyapu dan ngepel, setelah lantai beres, kembali ke urusan cucian, dikucek-kucek dan masukin mesin cuci….jemur-jemur dan masuk ke dapur buat nyiapin sarapan seisi rumah. Setelah itu gantian mandi-in anak-anak, trus nyuapin, habis itu….belanja di tukang sayur yang lewat buat menu nanti sore….

Siang, habis nyuapin anak-anak, trus “ngelonin” udah gitu setrika…

Agak sorean dikit, saat matahari sudah gak terlalu panas, coba-coba siram taneman sekaligus ngadem…

heran udara surabaya panas banget yah akhir-akhir ini…….

sorenya anak-anak bangun, dimandikan lagi……trus disuapin lagi sambil nonton TV channel Favorite….sembari nunggu jam buka puasa

Bapaknya ikutan nemenin disebelah sambil baca koran yang sudah rada lusuh karena dibolak-balik sejak tadi pagi… duh si Bapak, bantuin kek….heheheheh

Semua urusan anak-anak sudah beres, tinggal packing nih…karena besok pagi harus berangkat mudik supaya gak kena macet berkepanjangan……

Kebayang apa yang terjadi di dalem mobil….., smua kasur busa yang bisa dilipet-lipet sudah diatur sedemikian rupa, iya nih, Mas Reza (anak ke-3) saya super aktif banget so harus safe every places for them….

Mas Nanda duduk di depan, jadi co-pilot Papa, dek Anggya di belakang dengan Mama dan mas Reza ambil posisi PW (Paling Wenak)…

Bissmillah kami berangkat ke rumah Eyang

4 jam perjalanan kami tempuh dengan selamat, anak-anaak alhamdulillah tidak rewel, saya berusaha akomodir agar suasana menjadi nyaman buat mereka dan nyaman juga buat yang nyetir

wih….SUPERMOMS….pasti diluaran sana banyak juga yang punya pengalaman SUPER seputar lebaran, libur dan mudik….

sharing disini yaaaaa…..

Free Hit Counter
Entries RSS Comments RSS Login