Arti Cinta

Uncategorized 1 Comment »

Cinta merupakan satu kata universal sehingga setiap orang akan mengerti arti kata tersebut saat mendengarnya. Namun demikian, ternyata cintapun terkadang sulit untuk diungkapkan.

Untuk mengekspresikan rasa sayang ataupun cinta memang tidak semudah yang kita bayangkan. Karena cinta yang begitu universal tidak hanya kepada kekasih hati namun juga kepada keluarga, buah hati, sahabat dan orang-orang, seringkali kita mengalami kesulitan untuk mengungkapkannya.

Hal-hal yang semula ingin diungkapkan sebagai ekspresi cinta, terkadang keluar menjadi simbol atau kata-kata lain yang implisit, sehingga orang tersebut tidak menangkap ekspresi cinta kita dan merasa tidak diperdulikan atau malah tidak disukai. kesalahpahaman seringkali terjadi karena masalah komunikasi yang terhambat.

Ada saatnya dimana kita ingin menyampaikan rasa kuatir pada sahabat, namun merasa enggan untuk mengungkapkannya secara terang-terangan, karena kata-kata “I love you” akan terdengar aneh di telinga sahabat dan kitapun malu untuk menucapkannya. Maka kitapun akan lebih memilih untuk mengatakannya dengan kata yg lain semisal “Hati-hati di jalan”…. dengan maksud sahabat kita menangkap sinyal bahwa kita care padanya.

Saat kita sering dimarahi orang tua kita karena sering pulang larut malam, memang yang sampai di telinga kita dan diproses oleh panca indra pendengaran kita hanyalah omelannya. Tapi sebenanrnya orang tua kita ingin menyampaikan bahwa mereka sangat khawatir dan sangat menyayangi kita. Memang ungkapan rasa cinta orang tua kadang terwujud dalam bentuk omelan yang terdengar sangat enyebalkan.

Sebenanrnya cinta tak hanya terbatas pada serangkaian kalimat manis tetapi dalam perbuatan dan kata-kata yang terkadang kurang enak didengar. Cinta dapat diungkapkan dengan hadiah ulang tahun, pesan-pesang kecil di HP anda, dengan senyuman, dengan air mata ataupun hanya dengan sentuhan kecil yang hangat. seringkali orang menunjukkan cinta dengan memaafkan orang yang tidak mendengar cinta yang disampaikan.

Tidak ada salahnya kita mencoba mengdengarkan cinta melalui kalimat-kalimat yang dikatakan orang lain. Ungkapan eksplisit itu penting tapi bagaimana kita mengungkapkannya bisa jadi jauh lebih penting. Kita bisa lebih peka dengan mencari dan mendengar cinta yang ada di baliknya.

-with love-

Let’s Talk about LOVE

Gurat Pena No Comments »

<!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>

Mumpung mau Valentine’s day……

Bicara tentang motivasi adalah bicara tentang sesuatu yang dapat membuat kita tergerak untuk bertindak melakukan sesuatu yang kita inginkan dengan penuh semangat dan pantang menyerah. Ada banyak hal yang dapat memotivasi kita. Apakah itu uang, penghargaan, hadiah, jabatan, keinginan membahagiakan orang tua, dan yang paling berpengaruh dalam hidup kita adalah  CINTA.

Banyak hal yang bisa berhasil ketika CINTA menjadi salah satu landasan untuk berbuat. Sebut saja para pejuang yang rela mengorbankan nyawa mereka di perang perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, hanya KARENA CINTA tanah air. Kemudian, ada lagi para atlet negara yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional, karena mereka pun CINTA tanah air, sekaligus CINTA terhadap olahraga yang mereka tekuni tentunya. Dan, yang paling ekstrem adalah, CINTA Romeo-Juliet yang membuat mereka melakukan segala cara agar bisa bersama, hingga akhirnya mati bersama. – jangan fokus pada matinya, tapi pada melakukan segala cara.

Jadi, bahwa dengan CINTA semuanya menjadi mungkin. Bahwa dengan CINTA, semuanya MENJADI BISA. Bahwa dengan CINTA, semuanya MENJADI NYATA! Hal tersebut sudah tertera dengan jelas-jelas di contoh-contoh yang sudah saya berikan. Dan, masih banyak lagi contoh-contoh lain di kehidupan nyata yang sebenarnya bisa dengan mudah Anda dapatkan, asalkan Anda peka.

Ada hal-hal tertentu yang bisa membuat CINTA menjadi motivasi terbaik ketika kita menulis. Baca hal-hal berikut,
1. Do what you LOVE, and LOVE what you do.
2. You’ll be whether COMPLETELY LOVE it, or completely hate it.
3. Aku CINTA, maka aku ada.

Mari kita bahas satu per satu,
1.
Do what you LOVE, and LOVE what you do.
Hal ini jelas-jelas merupakan kalimat motivasi yang baik. Karena, saat ini kecenderungan yang terjadi adalah, kita tidak melakukan hal-hal yang kita inginkan. Kita ‘hanya’ melakukan hal-hal yang ‘perlu’ kita lakukan, dan bukannya ‘ingin’ kita lakukan. Nah, jika kita terus-terusan hanya melakukan yang ‘perlu’ dilakukan, maka sudah pasti CINTA tidak akan datang. Tapi, jika kita melakukan yang ‘ingin’ kita lakukan, CINTA akan selangkah lebih dekat terhadap diri kita.Sederhananya, “Lakukanlah hal yang Anda inginkan, dan kemudian CINTAILAH hal yang sudah Anda inginkan tersebut!”

2. You’ll be whether COMPLETELY LOVE it, or completely hate it..
jika kita setengah-setengah, atau tidak berkeinginan kuat, maka kita akan sangat tidak mencintai.

3. Aku CINTA, maka aku ada.
Untuk kalimat yang terakhir ini, merupakan salah plesetan saya terhadap perkataan seorang filsuf terkenal (Aku berpikir, maka aku ada –
Rene Descartes).

Aku CINTA, maka aku ada. Yah, benar sekali. Jika kita MENCINTAI sesuatu – dalam hal ini, menulis, maka kita akan ada. Kita akan hadir. Kita akan tercipta. Jika kita MENCINTAI menulis, maka kita akan menjadi seorang penulis yang menulis. Dan, dengan CINTA menulis bisa terlaksana, bahkan terus-menerus.

Marilah Kita pelajari Cinta kita yang terpendam…

Salam Sukses Untuk Semua……

KEY OF HAPPINESS

Gurat Pena 1 Comment »

<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Verdana; panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:536871559 0 0 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0in; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0in; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –> By Gede PramaGede Prama memulai talkshow dengan bercerita tentang tokoh asal Timur Tengah, Nasruddin.

Suatu hari, Nasruddin mencari sesuatu di halaman rumahnya yang penuh dengan pasir. Ternyata dia mencari jarum. Tetangganya yang merasa kasihan, ikut membantunya mencari jarum tersebut.

Tetapi selama sejam mereka mencari, jarum itu tak ketemu juga. Tetangganya bertanya, “Jarumnya jatuh dimana?”

“Jarumnya jatuh di dalam,” jawab Nasruddin.

“Kalau jarum bisa jatuh di dalam, kenapa mencarinya di luar?” Tanya tetangganya. Dengan ekspresi tanpa dosa, Nasruddin menjawab,

“Karena di dalam gelap, di luar terang.”

Begitulah, kata Gede Prama, perjalanan kita mencari kebahagiaan dan keindahan. Sering kali kita mencarinya di luar dan tidak mendapat apa-apa.

Sedangkan daerah tergelap dalam mencari kebahagiaan dan keindahan, sebenarnya adalah daerah-daerah di dalam diri.

Justru letak ’sumur’ kebahagiaan yang tak pernah kering, berada di dalam.

Tak perlu juga mencarinya jauh-jauh, karena ’sumur’ itu berada di dalam semua orang. Sayangnya karena faktor peradaban, keserakahan dan faktor lainnya, banyak orang mencari sumur itu di luar.

Ada orang yang mencari bentuk kebahagiaannya dalam kehalusan kulit, jabatan, baju mahal, mobil bagus atau rumah indah. Tetapi kenyataannya, setiap pencarian di luar tersebut akan berujung pada bukan apa-apa.

Karena semua itu, tidak akan berlangsung lama. Kulit, misalnya, akan keriput karena termakan usia

Mobil mewah akan berganti dengan model terbaru

Jabatan juga akan hilang karena pensiun.

Setiap perjalanan mencari kebahagiaan dan keindahan di luar, akan selalu berujung pada bukan apa-apa, leads you nowhere.

Setiap kekecewaan hidup yang jauh dari keindahan dan kebahagiaan, berangkat dari mencarinya di luar Untuk mencapai tingkatan kehidupan yang penuh keindahan dan kebahagiaan, seseorang harus melalui 5 ( lima ) buah ‘pintu’ yang menuju ke tempat tersebut.

Pintu PERTAMA adalah: STOP COMPARING, START FLOWING

Stop membandingkan dengan yang lain.

Seorang ayah atau ibu belajar untuk tidak membandingkan anak dengan yang lain. Karena setiap pembandingan akan membuat anak-anak mencari kebahagiaan di luar

Setiap penderitaan hidup manusia, setiap bentuk ketidakindahan, dimulai dari membandingkan.

Gede Prama mencontohkan orang kaya berkulit hitam yang tidak dapat menerima kenyataan bahwa dia berkulit hitam.

Orang itu sering kali membandingkan dirinya dengan orang kulit putih. Uangnya banyak, ia mampu mengongkosi hobinya untuk operasi plastik. Sehingga orang yang hidup dari satu perbandingan ke perbandingan lain, maka hidupnya kurang lebih sama dengan seorang orang kaya itu.

Leads you nowhere

Karena itu, Gede Prama mengajak kita ke sebuah titik, mengalir (flowing) menuju ke kehidupan yang paling indah di dunia Yaitu menjadi diri sendiri.

Apa yang disebut flowing ini sesungguhnya sederhana saja. Kita akan menemukan yang terbaik dari diri kita, ketika kita mulai belajar menerimanya. Sehingga kepercayaan diri juga dapat muncul. Kepercayaan diri ini berkaitan dengan keyakinan-keyakinan yang kita bangun dari dalam. Tidak ada kehidupan yang paling indah dengan menjadi diri sendiri. Itulah keindahan yang sebenar-benarnya!

Pintu KEDUA menuju keindahan dan kebahagiaan adalah : MEMBERI

Sebab utama kita berada di bumi ini, kata Gede Prama, adalah untuk memberi. Kalau masih ragu dengan kegiatan memberi, artinya kita harus memberi lebih banyak

Saya melihat ada 3 tangga emas kehidupan:

I intend good, I do good and I am good.

Saya berniat baik, saya melakukan hal yang baik, kemudian saya menjadi orang baik.

Yang baik-baik itu bisa kita lakukan, bila kita konsentrasi pada hal memberi Memberi tidak harus selalu dalam bentuk materi. Pemberian dapat berbentuk senyum, pelukan, perhatian. Dan setiap manusia yang sudah rajin memberi, dia akan memasuki wilayah beauty and happiness.

“Saya sering bertemu dgn orang-orang kaya. Ada yg suka memberi, ada yg pelit.

Saya melihat orang yg tidak suka memberi muka orang itu keringnya minta ampun. Orang yg mukanya kering ini bertanya pada saya,apa rahasia kehidupan yang paling penting yang bisa saya bagi.

Saya bilang sleep well, eat well.

Artinya memang, untuk ongkos untuk menjadi bahagia tidak mahal. Hanya saja orang sering kali memperumit hal yang sudah rumit. Kalau kita sederhanakan, sleep well, eat well akan jadi mudah jika diikuti dengan kegiatan memberi.

Pintu KETIGA untuk menuju keindahan dan kebahagiaan adalah : Berawal dari semakin gelap hidup Anda, semakin terang cahaya Anda di dalam.

Perhatikanlah bintang di malam hari tampak bercahaya, jika langitnya gelap. Sedangkan, lilin di sebuah ruangan akan bercahaya bagus, jika ruangannya gelap.

Artinya, semakin Anda berhadapan dengan masalah dan cobaan dalam hidup, semakin bercahaya Anda dari dalam.

Jika Anda punya suami yang keras dan marah-marah, jangan lupa bersyukurlah. Karena suami yang keras dan marah-marah, membuat sinar dari dalam diri Anda bercahaya.

Anda punya istri cerewetnya minta ampun, bersyukurlah Karena orang cerewet adalah guru kehidupan terbaik. Paling tidak dari orang cerewet kita belajar tentang kesabaran.

Jika Anda punya atasan diktatornya minta ampun, bersyukurlah. Karena Anda dapat belajar tentang kebijaksanaan

Orang yang pada akhirnya menemukan keindahan dan kebahagiaan, menurut Gede Prama, biasanya telah lulus dari universitas kesulitan. Semakin banyak kesulitan hidup yang kita hadapi, semakin diri kita bercahaya dari dalam.

Mengutip perkataan Jamaluddin Rumi, semuanya dikirim sebagai pembimbing kehidupan dari sebuah tempat yang tidak terbayangkan. Tidak hanya orang cantik saja yang berguna, orang jelek juga berguna. Gunanya adalah karena orang jelek, orang cantik terlihat jadi tambah cantik

Jadi semuanya ada gunanya, untuk menghidupkan cahaya-cahaya beauty and happiness

Pintu KEEMPATadalah : Surga bukanlah sebuah tempat, melainkan adalah rangkaian sikap.

Bila Anda melihat hidup penuh dengan kesusahan dan godaan, maka neraka tidak ketemu setelah mati. Neraka sudah ketemu sekarang Sedangkan Anda akan bertemu surga, jika hasil dari rangkaian sikap Anda benar.

Sikap ini dimulai dari berhenti mengkhawatirkan segala sesuatunya, dan coba yakinkan diri bahwa everything will be alright. Setiap kali kita melalukan ritual peribadatan, tetapi setiap kali pula kita merasa takut.

Padahal ketakutan adalah sebentuk ketidakyakinan terhadap kebenaran. Kalau Anda melalukan ritual peribadatan tapi masih takut, mending jangan melalukan ritual peribadatan, karena toh Anda tidak yakin terhadap kebenaran.

Segala sesuatunya menjadi baik-baik saja jika Anda mencintai yang kecil

Pintu KELIMA menuju keindahan dan kebahagiaan yakni : Tahu diri kita dan kita tahu kehidupan.

Manusia-manusia yang tidak tahu diri adalah manusia yang tidak pernah ketemu keindahan dan kebahagiaan dalam hidupnya. Sumur kehidupan yang tidak pernah kering berada di dalam. Sumur ini hanya kita temukan dan kita timba airnya kalau kita bisa mengetahui diri kita sendiri Seandainya diri sendiri telah ditemukan, maka artinya kita kemudian mengetahui kehidupan.

Free Hit Counter
Entries RSS Comments RSS Log in