MULUTMU, HARIMAU-MU

Gurat Pena 3 Comments »

Sudah pernah dengar ungkapan ini di iklat TV berkali-kali khaaan….

Ini terbukti benar dalam keseharian kita. Apa yang kita ucapkan selayaknya seperti ranuangan harimau si raja hutan. Suara yang keluar dari mulut ini, entah perlahan ataupun keras memekakkan telinga, pastinya apan sampai pada si pendengarnya, siapapun itu.

Apa yang kita ucapkan adalah memang gambaran siapa si pemilik suara, siapa yang mengeluarkan kalimat-kalimatnya

Bila yang diucapkan oleh mulut tadi adalah hal-hal baik, penuh arti, optimisme, menyejukkan, membawa tawa dan bahagia, maka si penerima suara akan menerima suara-suara / kalimat-kalimat tersebut dengan imbasan perkataan dan perbuatan yang sama.

Sebaliknya bila suara / kalimat yang dikeluarkan dari mulut pemilik suara, maka efek yang diberikan oleh pendengarpun akan  sama buruknya, sama menyakitkannya, sama sedihnya, sama lesunya, bahkan bisa menimbulkan luka serta dendam tak berkesudahan, dll.

Nah apa manfaat yang didapat oleh si pemilik mulut?  Kalau mau mnedapat manfaat dari gaung suara yang baik, keluarkan lah suara dan kalimat-kalimat baik…..niscaya, otomatis, suara ini akan didengar oleh telinganya sendiri sebelum sampai ke telingga pendengar lainnya, suara tadi akan dioleh oleh otaknya sendiri sebelum diolah oleh otak pendengarnya yang lain, kemudian sang otak akan memerintahkan  otot-otot tubuhnya merespon baik suara dan kalimat baik yang diucapkan oleh si pemilik mulut yang baik tadi. dan pendengar yang lain juga akan menggerakkan ototnya melakukan hal baik untuk sang pemilik mulut tadi

Kalau smuanya sudah baik, Insya allah, hasil akhir dari suara tadi adalah pasti BAIK. Baik untuk si pemilik mulut, baik untuk si pendengar ucapan, baik untuk semua….amin.

Mulai sekarang, biasakan berucap yang baik-baik saja, yang enak didengar, yang merdu, yang penuh ceria, yang optimis, yang penuh cinta, yang dasyat buat kita sendiri, buat orang lain, buat masa depan, buat alam semesta, buat Tuhan sang pencipta.

Ucapan MAAf Menjelang Ramadhan

Gurat Pena No Comments »

Sejak kemaren HandPhone saya dipenuhi SMS dari teman, sahabat, dan handai taulan yang isinya semua sama yaitu “minta dibukakan pintu maaaf dan saling mendokan agar supaya kita bisa menjalani Ramadhan dengan sebaik-baiknya”

Lagi-lagi saya berfikir, kenapa hanya menjelang lebaran saja banyak yang saling minta maaf? sedemikian dasyatnya efek Ramadhan bagi umat muslin di sekeliling saya. Alhamdulillah saya juga ketularan melakukannya. Tapi saya alangkah lebih baik bila saya melakukannya sebagai kebiasaan di luar bulan Ramadhan khan ya? pastinya banyak yang merasa tersejukkan…., dan saya akan menjalani hari-hari saya lebih ringan

Lagi-lagi ingat komentas Mas Nanda, “Ma, kalau kita nggak melakukan kesalahan, apa perlu minta maaf?”

waktu itu saya njawabnya rada bingung, saya bilang “Mas, mengucapkan maaf itu khan nggak pake ngeluarin duit, nggak pake ngeluarin keringet….keluarin aja sebanyak-banyaknya, yang ada malah nanti Mas Nanda akan dapat banyak berkah, asal melakukannya dengan ikhlas”

Kira-kira jawaban buat mas Nanda tadi bener nggak ya?

Bagi saya yang penting Mas Nanda sudah bisa mendapat asupan info yang BAIK saja dulu, saya yaqin semakin dewasa nanti dia akan menjadi pribadi yang tangguh. Insya Allah ….amin

Yuuuk budayakan “MAAF” disekitar kita……

Pesan sponsor 2 hari menjelang Ramadhan: Jika HARTA adalah RACUN, ZAKATlah penawarnya. Jika UMUR adalah DOSA, maka TAUBAT & TAQWAlah obatnya. Jika seluruh BULAN adalah NODA maka RAMADHANlah pemutihnya. Mari sambut RAMADHAn dengan kesucian hati. Maafkan segala kesalahan kami dan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1428 H” (Manajement BCI)

Ada yang Kangen

Gurat Pena 1 Comment »

“mas Nanda, ada yang kangen loh dengan mas Nanda…”

itu kalimat saya pada anak tertua saya Nanda – 8th

Seminggu ini, saya melihat sholatnya rada berkurang, banyak yang “bolong”

“siapa ma ?” sambutnya sambil berbinar-binar

“ALLAH” jawab saya lugas

“koq ?” tanya-nya lagi penuh keheranan

“Iya, mas Nanda beberapa hari ini, khan jarang banget sholat, jadinya Allah Kangen tuh, makanya sekarang buruan sholat gih, siapa tahu ada sesuatu yang akan diceritakan Allah pada Mas Nanda, dan biasanya apa yang disampaikan Allah itu adalah berita penting yang menggembirakan”

Tanpa banyak tanya, Mas Nanda bergegas ambil air wudhu dan mengikuti saya sholat Magrib

Seusai Maghrib, papa-nya datang membawa berita mengejutkan dan menggembirakan buat kita seluruh isi rumah, anak-anak smua kegirangan.

“Mas Nanda, Allah menyampaikan pesan-nya melalui Papa, bener khan apa yang mama bilang tadi….”

“Makaci ya Allah”, gitu kata mas Nanda, dengan wajahnya yang polos, diikuti oleh adik-adiknya..

DETOX

Gurat Pena No Comments »

Ramadhan sudah dekat, umat Islam akan menunaikan Ibadah Puasa.

Kata orang, bulan puasa adalah waktunya untuk berbuat baik, waktunya beramal, waktunya beribadah sebanyak-banyaknya karena disediakan banyak pahala dan imbalan berlipat-lipat dari Allah SWT.

Sebenarnya, kalau boleh jujur, tanpa Ramadhan pun, sudah wajibnya kita sebagai insan ciptaan Tuhan untuk selalu melakukan semua hal tadi. Bisa dibayangkan betapa damainya Bumi bila kita melakukan semua kebaikan tersebut tanpa menunggu Ramadhan tiba khan…..

Bicara Ramadhan sudah dekat begini, saya ingat Bunda yang sedang sakit parah, bahkan semua saudara handai taulan sudah datang mengunjungi Bunda di ICU Rumah Sakit, seakan-akan takut tak kan bertemu Bunda lagi….. wallahuallam…..

Setiap saat ketika menggenngam erat tangan Bunda saat beliau kesakitan teramat sangat, saat wajah saya begi dekat wajahnya, saat bibir saya memberi kalimat menguatkan di telinganya……”Yuuuk Mam, ….Kuat….kita DETOX dari hati kita Mam….supaya Mama lekas sembuh” itulah kalimat saya

DETOX sendiri dalam hati kita memang lebih mujarab dari obat super manapun,terbukti setelah 10 hari kritis di ICU, wajahnya kembali bersinar, pucat pasinya memudar, ALHAMDULILLAH ya Allah……kau yang maha tau, apapun yang terbaik bagi kami.

Yuuuk….mulai DETOX diri sendiri…….

Switch your life instantly

Gurat Pena 1 Comment »

Kini waktunya untuk berubah menjadi lebih baik,. Tidak ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik. Tidak ada batasan umur untu berubah menjadi orang yang lebih baik. Tidak ada aturan hukum dan Undang-undang yang melarang Orang untuk berubah menjadi lebih baik.

Lets SWITCH !!!
Gaungkan dengan semangat. Rasakan atmosfirnya. Yaqinkan bahwa anda bisa berubah menjadi lebih baik. dan efek baiknya akan dirasakan oleh semesta.

Free Hit Counter
Entries RSS Comments RSS Log in